Gue pikir gue belum pernah merasakan yang namanya first love, mungkin first crush aja kali ya...
Waktu SMP, gue bertemu dia di gang kecil sebelah sekolah bersama beberapa teman. Sepulang sekolah ketika melewati jalan setapak itu, gue melihat ada seorang cowok dari arah berlawanan lewat dengan muka yang cool banget. Gue di dalam hati langsung "dheg"!!, eh, ternyata teman di sebelah gue juga suka sama dia karena dia langsung mengutarakannya. Karena gue lihat teman gue suka juga ya jadi gue pendam aja di dalam hati. Lalu, teman gue, gue, dan beberapa teman lainnya jadi sering kepoin tentang dia. Dari mulai menunggu di kantin, perpus dan yang lainnya. Ternyata dia anak SMA. Memang di sekolah gue ada gabungan antara SMP dan SMA. Suatu hari, teman gue itu mengetahui sebuah fakta bahwa cowo itu berbeda agama. Disitu gue hanya bisa ngakak saja sementara teman gue ini sedih sesedih-sedihnya. Bahkan kata dia beberapa hari dia sampai tidak nafsu makan. Gue kira dia hanya sekadar suka biasa aja, cinta-cinta monyet gitulah, ternyata sampai separah itu. Mungkin karena gue nggak yang sampe suka banget, biasa aja, jadi nggak nyesek kayak teman gue itu.
Lalu, waktu berlalu dan gue pisah sekolah sama teman gue ini. Setelah lulus SMP gue masih melanjutkan di sekolah yang sama, sedangkan teman gue memilih sekolah di tempat lain. Rasa gue maupun teman gue sudah biasa aja dari sebelum SMA. Kalau diingat-ingat paling gue sama teman gue ngakak aja menertawakan kebodohan teman gue waktu itu.
Ketika gue SMA, cowok itu berpacaran dengan teman seangkatan gue. Yaudah gue biasa aja. Suatu hari ketika sedang berkegiatan bersama seangkatan, pacar cowok itu a.k.a teman seangkatan gue tiba-tiba berbicara ke teman gue (teman gue ini satu SMP juga dengan gue) kalau teman gue ini dulu sempat naksir dengan pacarnya. Teman gue ini bingung tidak mengerti apa yang dimaksud dengan cewek itu. Berhubung juga cewek itu berbicara agak jauh dari tempat teman gue ini jadi ya teman gue hanya diam saja memasang wajah bingung, sementara cewek itu tertawa-tawa. Gue yang berada tepat di sebelah teman gue ini hanya bisa menahan tawa sambil berbicara dalam hati
'yang dulu suka sama cowok lo bukan si ini (nama teman) kali, tapi si (nama teman) yang lo nggak kenal. HAHAHAHAHAHAHA".
Udah sotoy padahal salah banget terus segala ketawa-tawa pula. Mana ketawanya seperti ketawa mengejek. Harusnya cewek itu yang diketawain sih. HAHAHAHA.
#30dayswritingchallenge
Tidak ada komentar:
Posting Komentar