Hmmm menyambung postingan sebelumnya tentang sisi lain hidup seseorang...
Gue merasa hidup dengan mempunyai berbagai masalah yang rumit atau at least tau dalam hidup banyak masalah-masalah yang rumit itu perlu. Karena kalau nggak ada masalah-masalah yang rumit kita nggak akan bisa belajar hidup dalam situasi yang sulit, nggak bisa belajar untuk menyelesaikan masalah, nggak bisa jadi lebih dewasa dalam bersikap, lebih baik dalam bersikap. Jadi tahu bahwa hidup di dunia ini nggak melulu bisa hanya ingin senang-senang saja, nggak bisa jalan lurus saja dengan mulus tanpa hambatan,tanpa jalan yang rusak, tanpa jalan yang licin, tanpa tikungan tajam, bahkan terkadang kita menemui jalan buntu.
Bagi sebagian, mungkin banyak orang dan gue sendiri pun pernah merasa capek, putus asa, tidak mau mempunyai masalah yang rumit. Masalah kecil saja kadang masih suka mengeluh, apalagi diberi masalah yang rumit.
Ketika gue sedang menghadapi masalah (yang menurut gue rumit), terkadang Allah seperti ingin menunjukkan ke gue (melalui orang lain) kalau masalah yang dihadapi orang itu JAUH lebih rumit dari masalah gue dan ya jadi malu sendiri.... Kayak "yaelah masalah segitu aja lo udah pusing. Tuh liat ada yang masalahnya lebih rumit dari lo, tapi dia santai-santai saja."
Gue malah jadi mikirin orang itu "kok dia bisa ya santai aja dengan masalah yang segitu rumitnya. Gue aja segini udah pusing. Apa dia beneran santai atau pura-pura santai ya, padahal kepikiran banget tapi dipendam sendiri." Hahahaha aneh memang ngapain mikirin orang lain sampe segitunya ya. Tapi itulah gue, bukan Winda namanya kalo nggak overthinking. Apapun dipikirin. Hvft.
Kalau sudah begitu biasanya gue penasaran gimana cara orang itu menangani setiap masalahnya. Gue pengen berbagi cerita sama dia, siapa tahu gue bisa belajar caranya mengatasi masalah dan mungkin bisa membantu meringkan masalahnya. Hanya saja orang yang gue pengen banget ajak sharing seperti itu susah--bahkan mungkin nggak bisa. Gue belum pernah ketemu orang itu, tapi entah kenapa gue merasa dia orang yang asyik untuk diajak sharing tentang kehidupan. Hehehe. Pengalaman hidupnya udah banyak banget, jadi penasaran. Semoga yah suatu saat bisa berbagi cerita dengan orang itu. Aamiin.
Lah.... kenapa jadi ngomongin orang ini deh. Gue memang suka sharing tentang kehidupan sama siapapun. Hanya saja beberapa waktu itu sedang kepengen banget sharing dengan orang ini. Hehehe. Padahal masalah dia juga lagi banyak. Huhu. Yah semoga semua masalah orang ini bisa cepat diselesaikan maupun terselesaikan dengan baik. Aamiin. Kasihan lihatnya.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Yah intinya...Cara mengatasi masalah setiap orang berbeda-beda. Menurut gue, masalah rumit atau enggaknya itu tergantung perspektif kita, bagaimana memandang masalah yang sedang kita hadapi itu. Pikiran juga sangat memengaruhi sih. Semakin pikiran kita terbuka lebar, luas, semakin kita menyadari bahwa banyak masalah-masalah yang lebih rumit dari yang kita/dia alami. Tapi, semakin sempit pikiran kita, semakin kita pikir bahwa hanya kita/dia yang mengalami masalah paling rumit, paling menyedihkan. Bukan bermaksud membandingkan, tetapi agar lebih bersyukur dalam menjalani hidup. Hehehe.
Tapi, kalau bisa dan lebih baik sih menghindari hal-hal yang dapat menimbulkan masalah. Tau hal-hal yang dapat menimbulkan masalah dari mana? Ya dari dirimu sendiri lah. Kalau kata pepatah "sedia payung sebelum hujan."