Rabu, 19 September 2012

A Glimpse of Kota Tua, Jakarta

Suddenly want to post some of photos that taken by me at Kota Tua, Jakarta. This photos are original (no edit). Here it is! :D


Batavia Cafe

                                                                            Fatahillah Museum





Beautiful clouds <3

Kota tua is is a beautiful place There are some place like Fatahillah Museum, Wayang Museum, Batavia Cafe, etc. This place is very hot in the afternoon, but I always enjoy being here. Good to visit!

Xx...


Selasa, 11 September 2012

Pernah nggak ketika lo baca tulisan-tulisan yang lo bikin di masa lalu (atau sehari lalu deh) terus lo mikir "kok bisa ya gue nulis kayak gini? jelek, aneh, dll"... kalo gue sih sering malah terkadang sampe pengen menghapus (tulisan di blog) atau membuang semua tulisan-tulisan yang pernah gue bikin.

Pernah nggak lo tiba-tiba keinget masa lalu lo terus lo mikir "kok gue bisa ya ngelakuin hal kayak gitu?"...kalo gue sih sering malah sampe berharap ada mesin waktu supaya gue bisa balik ke masa yang gue inginkan.

Ternyata proses tulis-menulis sama proses kehidupan nggak beda jauh ya...pasti ada aja penyesalan atas hal-hal yang udah kita lakukan di masa lalu (bahkan semenit yang lalu).  Hal yang kita sesalkan seringnya adalah hal yang memang kita ingin lakukan di masa lalu itu. Penyesalan itu SELALU datang di akhir dan itu juga membuat kita ingin membuang semua hal-hal yang berhubungan dengan penyesalan itu. Meskipun lo berusaha keras buat membuang rasa penyesalan lo di masa lalu pasti bakal berbekas sama seperti lo nulis di kertas, ketika salah tinggal lo tipe x, tapi bekasnya masih ada. Tulisan juga kayak hidup penuh coretan dan di revisi berkali-kali sampai menjadi bagus, bahkan sudah di revisi berkali-kali pun belum tentu hasilnya bagus seperti apa yang kita inginkan. Setiap orang pasti berharap mempunyai sebuah mesin waktu, me 'revisi' hal-hal yang perlu di revisi dan melakukan hal-hal yang (seharusnya) dilakukan di masa lalu.

Xx...


Aku...

Suasana ramai hati merasa sepi
Wajah tersenyum manis padahal hati meringis
Gundah gulana tertimbun oleh wajah yang ceria
Ingin rasanya mengakhiri semua
Terkadang ingin mati
Tapi apa bekalku di akhirat nanti?